Peran Teori Probabilitas & Statistik dalam Simulasi
Dalam melakukan simulasi, teori probabilitas dan statistik dipakai untuk: memahami cara membuat model sistem probabilistik, validasi model simulasi, memilih distribusi peluang masukan, membangkitkan sample random dengan distribusi tertentu, dan menganalisis data keluaran.
Variabel Random dan Sifatnya
- Percobaan — proses dimana kejadian (outcome) tidak diketahui secara pasti. Himpunan semua kejadian yang mungkin disebut ruang sample (); kejadian sendiri disebut titik sample. Contoh: lempar mata uang → ; lempar dadu → .
- Variabel random () — fungsi dari ruang sample ke bilangan real (). Contoh: dua dadu dilempar, = jumlah kedua dadu, maka untuk kejadian , , dst.
Fungsi Distribusi
Sifat-sifat : (1) untuk setiap ; (2) tidak turun (monoton naik); (3) dan .
- Variabel random diskrit: . Contoh: permintaan produk dengan nilai berprobabilitas — maka .
- Variabel random kontinu: , dimana adalah fungsi densitas peluang (pdf).
Mean dan Variansi
Sifat mean: ; (berlaku juga untuk yang bergantung).
Sifat variansi: ; ; jika saling bebas. Deviasi standar .
Proses Stokastik
Proses stokastik adalah kumpulan variabel random yang terurut terhadap waktu, berasal dari ruang sample yang sama. Himpunan nilai yang mungkin disebut ruang keadaan (state space).
- Contoh diskrit: sistem antrian M/M/1 dengan waktu antar kedatangan IID (independent identically distributed — saling bebas dan berdistribusi sama) dan waktu layanan IID , FIFO (first-in first-out — yang datang duluan dilayani duluan). Proses stokastik delay didefinisikan rekursif: , .
- Contoh kontinu: = jumlah customer di antrian pada saat , maka adalah proses stokastik kontinu.
Penaksiran Mean dan Variansi
Rataan sample adalah penaksir tak bias dari .
Variansi sample adalah penaksir tak bias dari .
Suatu proses stokastik dikatakan covariansi stasioner jika: untuk semua , untuk semua , dan tidak bergantung pada (hanya pada jarak ).
Memilih Distribusi Peluang Masukan
Banyak parameter dalam sistem nyata bersifat random:
| Tipe sistem | Sumber kerandoman |
|---|---|
| Manufaktur | waktu proses, waktu operasi mesin, waktu perbaikan |
| Komputer | waktu antar kedatangan job, tipe job, waktu proses |
| Komunikasi | waktu antar kedatangan pesan, tipe pesan, panjang pesan |
| Hankam | waktu antar kedatangan pesawat, peluru, kesalahan target |
Jika tersedia data masukan, tiga pendekatan yang bisa dipakai:
- Simulasi trace driven — data digunakan langsung dalam simulasi. Kelebihan: menampilkan perilaku yang benar-benar pernah terjadi (data historis). Kekurangan: terbatas pada apa yang sudah pernah terjadi.
- Distribusi empirik — data diolah dulu untuk membentuk distribusi secara empirik (lihat rumus di bawah). Bisa menentukan distribusi dalam interval min-maks data.
- Uji statistik kecocokan distribusi — data diuji kecocokannya terhadap suatu distribusi teoretis tertentu. Memberi hasil paling umum (bisa diasumsikan mengikuti distribusi tertentu di luar rentang data yang diamati).
Distribusi Empirik
Misalkan data pengamatan diurutkan sehingga . Fungsi distribusi empirik:
Jika digambarkan, merupakan fungsi linier bagian demi bagian (interpolasi linier antar titik data terurut).
Uji kecocokan (goodness of fit) yang dipakai untuk pendekatan ketiga di atas — Chi-Square, Kolmogorov-Smirnov, Anderson-Darling, Poisson-Process — dibahas lengkap di Uji Kecocokan Distribusi.
Model Proses Kedatangan
Proses Poisson
Proses stokastik dikatakan Proses Poisson jika:
- Customer datang satu per satu.
- saling bebas dengan (increment bebas).
- Distribusi dari tidak bergantung pada , untuk setiap (increment stasioner).
= jumlah customer yang datang hingga saat .
Teorema: Jika Proses Poisson, jumlah kedatangan dalam interval sebarang mempunyai distribusi Poisson dengan parameter (dimana = laju/rate kedatangan rata-rata per satuan waktu):
Proses Poisson Nonstasioner
Sama seperti Proses Poisson biasa (customer datang satu per satu, increment bebas), tetapi tanpa syarat increment stasioner — di sini menjadi fungsi dari : , dimana adalah fungsi laju kumulatif (ekspektasi jumlah kedatangan hingga saat ), dengan asumsi terdiferensialkan.
Kedatangan Batch
Customer diperbolehkan datang bersama-sama (batch). Jika = jumlah total kedatangan hingga saat , dan = jumlah customer dalam batch ke-:
Sumber
- Materi kuliah IF4021 Model dan Simulasi, minggu 6 (JS/2021).
Flashcard
flashcards Apa perbedaan ruang sample, titik sample, dan variabel random? :: Ruang sample (S) adalah himpunan semua kejadian yang mungkin dari suatu percobaan; titik sample adalah kejadian itu sendiri; variabel random (X) adalah fungsi yang memetakan ruang sample ke bilangan real (f: S → R). Bagaimana rumus rekursif delay D_i pada sistem antrian M/M/1 sebagai contoh proses stokastik diskrit? :: D_1 = 0, dan D_{i+1} = max{D_i + S_i - A_{i+1}, 0}, dimana S_i adalah waktu layanan nasabah ke-i dan A_{i+1} adalah waktu antar kedatangan nasabah ke-(i+1). Apa syarat suatu proses stokastik dikatakan covariansi stasioner? :: Mean-nya konstan (μ_i = μ untuk semua i), variansinya konstan (σ_i² = σ² untuk semua i), dan kovariansi C_{i,i+j} hanya bergantung pada jarak j, tidak pada i. Sebutkan tiga pendekatan memanfaatkan data masukan dalam simulasi beserta satu kelebihan/kekurangannya masing-masing :: (1) Trace driven — pakai data langsung, tapi hanya menampilkan perilaku yang pernah terjadi; (2) distribusi empirik — bisa menentukan distribusi dalam interval min-maks data; (3) uji kecocokan distribusi — hasil paling umum karena mengasumsikan distribusi tertentu. Sebutkan tiga syarat suatu proses stokastik {N(t)} dikatakan Proses Poisson :: (1) Customer datang satu per satu, (2) N(t+s)-N(t) saling bebas dengan {N(u), 0≤u≤t} (increment bebas), (3) distribusi N(t+s)-N(t) tidak bergantung pada t (increment stasioner). Apa perbedaan Proses Poisson biasa dengan Proses Poisson Nonstasioner? :: Proses Poisson Nonstasioner tetap memenuhi syarat kedatangan satu per satu dan increment bebas, tapi TIDAK memenuhi syarat increment stasioner — laju kedatangan λ menjadi fungsi dari waktu t, yaitu λ(t) = dΛ(t)/dt. Bagaimana X(t) dirumuskan pada model kedatangan batch, dan apa arti masing-masing komponennya? :: X(t) = Σ B_i untuk i=1 sampai N(t), dimana N(t) adalah jumlah batch yang sudah datang hingga saat t, dan B_i adalah jumlah customer dalam batch ke-i.