Glosarium NLP

Rujukan cepat istilah NLP (IF5153). Definisi sengaja singkat dan boleh mengulang UTS_NLP; penjelasan lengkap ada di bagian yang di-link pada kolom ketiga (angka seperti 2.4 berarti bagian 2.4 di UTS_NLP). Istilah bertanda (P) adalah prasyarat yang tidak dijelaskan di materi (bagian 1 UTS_NLP, tambahan di luar materi kuliah). Cakupan saat ini: note 1, 2, 3, 5, 6, 7. Istilah umum SWE/AI/Data ada di Glosarium-Teknis; glossary tambahan khusus Sentence Comparison ada di akhir 7_Sentence_Comparison.

A. Dasar NLP dan Preprocessing

IstilahPenjelasan singkatDijelaskan lengkap di
NLPMetode, algoritma, dan representasi untuk memproses bahasa alami2.1
CL (Computational Linguistics)Mempelajari proses komputasional dalam bahasa2.1
NLU / NLG / Text AnalyticsMemahami teks / menghasilkan teks / menganalisis teks2.1
Text classificationSeluruh teks → label2.1, 2.2
Text comparisonDua teks → label2.1, 2.8
Sequential labelingTiap token → label token2.1
Seq2seqTeks → teks (generatif)2.1
GLUE, SemEval, NLPProgressBenchmark dan shared task NLP2.1
ALPAC ReportKritik 1966 terhadap MT yang menggeser riset2.1
HMM, RSTHidden Markov Model; Rhetorical Structure Theory2.1
Supervised / unsupervised (P)Belajar dari data berlabel / tanpa label1
Spam filteringKlasifikasi spam vs ham2.2
TokenizationMemecah teks jadi token2.2
Lemmatization, stemmingKe lema valid / dipotong ke stem2.2
Morphological analyzerMemecah kata jadi dasar dan afiks2.2
Stop word eliminationMenghapus kata umum yang tidak informatif2.2
Entity maskingMengganti pola (URL, nomor telepon) dengan penanda2.2
Sentence splitter, EOSPenentu akhir kalimat2.2
Word segmentation, Maximum MatchingMemecah teks tanpa spasi; algoritma greedy kata terpanjang2.2
VectorizationMengubah fitur token menjadi angka2.2
Bag of wordsVektor kemunculan kata tanpa urutan2.2
Vector Space ModelDokumen sebagai vektor dalam ruang term2.2
TF, IDF, TF×IDFFrekuensi term; kebalikan frekuensi dokumen; bobot term2.2
Mutual InformationUkuran kaitan term dan label untuk seleksi fitur2.2
Naive Bayes (P)Klasifier probabilistik dengan asumsi kata saling bebas1
CNN (Kim, 2014)Convolution plus max-over-time pooling untuk kalimat2.2
RNN / LSTM, many-to-oneProses sekuensial, satu output di akhir2.2

B. Word Representation

IstilahPenjelasan singkatDijelaskan lengkap di
One-hotVektor dengan satu angka 1 pada index kata2.3
Distributed representationKata sebagai vektor padat; count-based atau predict-based2.3
Count-based vs predict-basedDari matriks co-occurrence vs dipelajari lewat prediksi2.3
Word embeddingVektor kata hasil prediksi; tanpa konteks atau dengan konteks2.3
Eigenvalue, eigenvector (P)Angka dan arah khusus sebuah matriks1
SVD, LSI/LSADekomposisi matriks; ruang makna laten2.3
Singular valueAkar eigenvalue pada matriks diagonal S2.3
Word2Vec: CBOW, Skip-gramPrediksi target dari konteks / konteks dari target2.3
Distributional hypothesisKata mirip muncul di konteks mirip2.3
HALCo-occurrence window lokal, berbobot jarak, sensitif arah2.3
Matriks R dan LKonteks sesudah dan sebelum (L = R^T)2.3
Variance-based selectionPilih kolom bervarians tertinggi2.3
LDAModel generatif topik: dokumen campuran topik2.3
θ (theta), φ (phi)Proporsi topik per dokumen; distribusi kata per topik2.3
Dirichlet, αDistribusi pembangkit proporsi; α kecil = sparse2.3
Gibbs samplingInferensi iteratif topik tiap kata2.3
GloVeHybrid: statistik global, vektor dipelajari lewat gradient2.3
X_ij, f(x), loss JCo-occurrence simetris; fungsi bobot; fungsi kerugian GloVe2.3
SGD, AdaGrad, gradient descent (P)Optimisasi bertahap menurunkan loss1
Learning rate (P)Besar langkah update bobot1
Cosine similarityKemiripan dua vektor lewat sudut2.3, 2.8
EpochSatu putaran penuh atas data training2.3

C. Transformer dan BERT

IstilahPenjelasan singkatDijelaskan lengkap di
TransformerArsitektur encoder-decoder berbasis attention, paralel2.4
Encoder, decoderMembaca input sekaligus; menghasilkan output token demi token2.4
Token, vocabulary, token IDPotongan teks; tabel token ke ID; index tanpa makna2.4
WordPiece, BPE, SentencePieceTokenizer BERT, GPT-2, Flan-T52.4
Embedding matrixTabel vektor tiap token, dipelajari saat training2.4
Positional encodingVektor posisi (sin dan cos) dijumlahkan ke embedding2.4
Query, Key, ValueTiga proyeksi embedding untuk attention2.4
Self-attentionTiap token memperhatikan token lain dalam kalimat yang sama2.4
Scaled dot-productsoftmax(QK^T/√d_k)V2.4
Multi-head attentionAttention paralel beberapa head lalu konkatenasi dan W^O2.4
Masked self-attentionSkor posisi masa depan = −∞2.4
Cross-attentionKey/Value dari encoder, Query dari decoder2.4
Autoregressive (P)Output langkah sebelumnya jadi input langkah berikutnya1
Residual connection, LayerNorm (P)Penambahan input ke output; normalisasi vektor1
Feed Forward Network (FFN), ReLU (P)Jaringan per posisi; fungsi aktivasi1
Logits, softmax, argmaxSkor mentah; probabilitas; indeks tertinggi2.4, 7_Sentence_Comparison
BLEU, F1, EM (P)Metrik terjemahan, F1, exact match1
FLOPsUkuran biaya komputasi training2.4
BERTEncoder-only Transformer untuk NLU2.5
MLMMasked Language Model: 15% token di-mask lalu diprediksi2.5
NSPNext Sentence Prediction: IsNext atau NotNext2.5
[CLS], [SEP], [MASK]Token khusus: ringkasan input, pemisah, penutup2.5
Token / segment / position embeddingTiga komponen embedding input BERT2.5
Fine-tuning vs feature extractionLatih ulang seluruh model vs BERT beku sebagai ekstraktor fitur2.5
GLUE, SQuADBenchmark pemahaman bahasa dan QA2.5
BERT-Base / BERT-Large12 layer ~110 juta / 24 layer ~340 juta parameter2.5
RoBERTa, ALBERT, SpanBERT, DistilBERTVarian BERT2.5
DistillationModel murid meniru model guru2.5
Class-weighted loss, dynamic paddingTeknik fine-tuning pada Lab Work 42.5

D. Decoder, Prompting, dan PEFT

IstilahPenjelasan singkatDijelaskan lengkap di
LLMSatu model besar untuk banyak task2.6
Base modelHasil pretraining murni; hanya melanjutkan dokumen2.6
Prompt engineeringMenyusun prompt agar model melakukan task2.6
Instruction, context, input data, output indicatorEmpat elemen prompt2.6
Zero-shot, few-shotTanpa contoh; dengan contoh berlabel di prompt2.6
In-context learningBelajar dari contoh di prompt tanpa gradient update2.6
Chain-of-Thought (CoT)Meminta langkah penalaran; few-shot-CoT, zero-shot-CoT2.6
Auto-CoTDemonstrasi CoT otomatis lewat clustering dan sampling2.6
Self-ConsistencyAmbil jawaban paling sering dari banyak rantai penalaran2.6
Generate Knowledge PromptingBangkitkan pengetahuan dulu, lalu integrasikan untuk menjawab2.6
Refusal ratePersentase penolakan model terhadap prompt berbahaya2.6
Pretraining / finetuning paradigmPretrain sebagai inisialisasi parameter, finetune ke task2.6
Instruction finetuning, FLAN-T5Finetune pada banyak pasangan (instruction, output)2.6
Unseen tasksTask yang tidak ada saat finetuning, untuk menguji generalisasi2.6
RLHF (P)Reinforcement learning dari umpan balik manusia1
PEFTMelatih sebagian kecil parameter, sisanya beku2.7
Additive / selective / reparameterized / hybridEmpat kategori PEFT2.7
Adapter (serial, parallel, CoDA)Layer kecil disisipkan di blok Transformer2.7
AdapterFusion, MerA, HyperformerPenggabungan adapter multi-task2.7
Soft prompt, prefix-tuningVektor learnable di depan input/key/value2.7
(IA)³, SSFSkala vektor learnable; scaling dan shifting2.7
BitFitHanya melatih bias2.7
LoRA, rank rMatriks low-rank dilatih, di-merge ke bobot asli2.7
DyLoRA, DoRARank dinamis; dekomposisi magnitude dan direction2.7
QLoRA, kuantisasi (P)LoRA di atas model berpresisi rendah1
PEFT pruning / quantization / memory-efficientArah efisiensi PEFT2.7

E. Sentence Comparison

IstilahPenjelasan singkatDijelaskan lengkap di
Sparse vs dense vectorMayoritas 0/1 vs angka pecahan padat2.8
Sentence embeddingSatu vektor dense mewakili kalimat2.8
PoolingMeringkas banyak vektor jadi satu2.8
NLI: entail, contradict, neutralHubungan logis dua kalimat2.8
Premise, hypothesisPernyataan acuan; pernyataan yang diuji2.8
STS, STS-BenchmarkSkor kemiripan makna 0-52.8
SBERTBERT di-fine-tune NLI lalu STS untuk sentence embedding2.8
SimCSEContrastive learning dengan dropout (anchor dan positive)2.8
DropoutMematikan neuron acak saat training2.8, 7_Sentence_Comparison
Contrastive loss, temperatur τMendekatkan pasangan positif; pengatur ketajaman softmax2.8
Hard negativeNegatif yang mirip permukaan tetapi salah makna2.8
Weakly supervisedData berlabel longgar tetapi melimpah2.8
E5Contrastive pre-training plus supervised fine-tuning, prefix query/passage2.8
BGE-M3Multilingual, multi-functionality, multi-granularity2.8
Dense / sparse / multi-vector retrievalTiga jenis retrieval BGE-M32.8
Hybrid retrievalSkor gabungan berbobot tiga retrieval2.8
Self-knowledge distillationBelajar dari prediksi gabungan modelnya sendiri2.8
Paraphrase identification, QNLI, RTEDuplicate; entailment 2 kelas2.8
Fact verification, stance detectionSupports/refutes; agree/disagree/discuss/unrelated2.8
Cross-encoderDua kalimat satu input, akurat tetapi mahal2.8
Bi-encoderTiap kalimat di-encode terpisah, bisa di-cache2.8
|u−v|Selisih absolut elemen-wise dua vektor sebagai fitur2.8
ThresholdBatas skor untuk mengubah kemiripan jadi kelas2.8
XLM-RoBERTa, XNLIEncoder multilingual; dataset NLI 15 bahasa2.8
Zero-shot classification dengan NLILabel jadi hypothesis, pilih entailment tertinggi2.8